Choose a Bible Book or Range
Type your text here
Ignore Case
Highlight Results

Kamis, 15 Desember 2011

SEMUA ADALAH UNTUK OIKODOMEO

Bacaan Firman
Bacalah Roma 15:1-3 dengan hati yang berdoa untuk menerima pencerahan dari Allah dalam saat teduh hari ini.

Pertanyaan Renungan
1. Apakah nasihat Paulus bagi kita? (ayat 1).
2. Apakah yang seharusnya kita semua cari? (ayat 2). Mengapa? (ayat 3).
Hal apakah yang senantiasa kita cari dalam jemaat? Ada banyak orang Kristen yang suka mencari berkat, keuntungan, dan kesenangan-kesenangan pribadi. Oleh sebab itulah gereja masa kini sangat lemah dan tidak dewasa. Gereja dipenuhi dengan “penghisap-penghisap darah” yang ganas dan siap menyedot habis energi sesama anggotanya. Jikalau kita suka mencari kesenangan diri, maka kita perlu bertobat dari kehidupan yang demikian. Kita perlu sekali untuk mengikuti teladan Kristus yang tidak pernah mencari kesenangan diri sendiri, tetapi kesenangan bersama. Motif yang demikianlah yang akan membuat kita siap menjadi pembangun-pembangun rumah Tuhan. Itulah sebabnya, Paulus menasihati kita agar selalu mempunyai tujuan untuk membangun rumah Tuhan.
Jadi, apapun yang kita pikirkan dan lakukan adalah seharusnya demi membangun rumah Tuhan. Cobalah bayangkan jika semua orang kudus memiliki motif tersebut, maka rumah Tuhan pastilah mencapai kepenuhannya. Oleh karena itu, marilah kita mengevaluasi seluruh pikiran dan motif dari hidup kita. Apakah tujuan hidup kita adalah untuk membangun rumah Tuhan atau membangun hal-hal yang lain? Apakah pekerjaan-pekerjaan yang kita lakukan adalah demi pembangunan tubuh Kristus?

Renungan Firman :
Apa yang menjadi motivasi terdalam di dalam hati dan pikiran Anda saat Anda hidup dan melayani dalam komunitas Anda? Perubahan apa yang perlu Anda lakukan setelah bersaat teduh hari ini?

1 komentar:

  1. ROMA 15
    Orang yang lemah dan orang yang kuat

    1 Kita, yang kuat, wajib menanggung kelemahan orang yang tidak kuat dan jangan kita mencari kesenangan kita sendiri. 2 Setiap orang di antara kita harus mencari kesenangan sesama kita demi kebaikannya untuk membangunnya. 3 [t] Karena Kristus juga tidak mencari kesenangan-Nya sendiri, tetapi seperti ada tertulis: “Kata-kata cercaan mereka, yang mencerca Engkau, telah mengenai aku.”

    BalasHapus