Choose a Bible Book or Range
Type your text here
Ignore Case
Highlight Results

Rabu, 07 Desember 2011

TAHU BERTERIMA KASIH

Bacaan: Lukas 17:11-19
... ketika melihat bahwa ia telah sembuh, kembali sambil memuliakan Allah dengan suara nyaring ... (Lukas 17:15)
------------------------------------------------------------------
Bacaan setahun: Filipi 1-4
------------------------------------------------------------------
Kapankah kebanyakan orang mencari Tuhan dan berteriak minta tolong kepada-Nya? Bukankah saat orang sudah merasa tak berdaya; saat semua usaha sudah dilakukan dan tak berhasil; atau saat sakit keras dan dokter sudah angkat tangan, baru ia berpaling mencari Tuhan? Ketika pertolongan Tuhan datang, barulah orang itu bersyukur dan menganggapnya mukjizat dari Tuhan. Di luar itu, orang kerap kali beranggapan bahwa semua yang terjadi dalam hidup ini apalagi hal-hal yang baik dan menyenangkan adalah hal biasa sehingga lupa menaikkan syukur kepada Tuhan.
Hal ini kerap terjadi karena orang menganggap semua hal baik yang dialaminya adalah hasil kerja kerasnya. Orang menjadi lupa bahwa di balik semuanya itu, Allah turut bekerja, menolong, dan memampukan agar ia berhasil. Tuhan yang memberi manusia akal budi, kekuatan, kesehatan, kesempatan, dan kemampuan untuk mengerjakan semua itu. Tangan-Nya yang tak tampak itu terus berkarya dalam segala peristiwa "biasa", tak biasa, atau bahkan tak terencana dalam kehidupan anak-anak Tuhan.
Yesus menyembuhkan kesepuluh penyandang kusta yang memanggil-Nya. Akan tetapi, hanya si Samaria yang tahu berterima kasih dan kembali tersungkur dalam syukur di hadapan Yesus. Ia tahu jamahan tangan kasih Tuhan tidak hanya menyembuhkan sakit fisiknya, tetapi juga mengubah hati dan menyelamatkan hidupnya (ayat 19). Mari teladani cara pandangnya ini. Ketika Tuhan menjamah hati dan mengubah hidup kita menjadi baru, seharusnya itu membuat kita melihat karya Allah dalam setiap aspek kehidupan kita. Syukurilah selalu! --SST
------------------------------------------------------------------
TUHAN ITU MEMBERI HIDUP DAN MENOLONG KITA UNTUK HIDUP
BIARLAH SYUKUR KITA SELALU ADA DI SEGALA WAKTU

1 komentar:

  1. LUKAS
    17:11 Dalam perjalanan-Nya ke Yerusalem Yesus menyusur perbatasan Samaria dan Galilea.
    17:12 Ketika Ia memasuki suatu desa datanglah sepuluh orang kusta menemui Dia. Mereka tinggal berdiri agak jauh
    17:13 dan berteriak: "Yesus, Guru, kasihanilah kami!"
    17:14 Lalu Ia memandang mereka dan berkata: "Pergilah, perlihatkanlah dirimu kepada imam-imam." Dan sementara mereka di tengah jalan mereka menjadi tahir.
    17:15 Seorang dari mereka, ketika melihat bahwa ia telah sembuh, kembali sambil memuliakan Allah dengan suara nyaring,
    17:16 lalu tersungkur di depan kaki Yesus dan mengucap syukur kepada-Nya. Orang itu adalah seorang Samaria.
    17:17 Lalu Yesus berkata: "Bukankah kesepuluh orang tadi semuanya telah menjadi tahir? Di manakah yang sembilan orang itu?
    17:18 Tidak adakah di antara mereka yang kembali untuk memuliakan Allah selain dari pada orang asing ini?"
    17:19 Lalu Ia berkata kepada orang itu: "Berdirilah dan pergilah, imanmu telah menyelamatkan engkau."

    BalasHapus