Choose a Bible Book or Range
Type your text here
Ignore Case
Highlight Results

Minggu, 18 Desember 2011

OIKODOMEO DAN PROSES PEMURIDAN

Bacaan Firman
Bacalah Matius 28:18-20 dengan hati yang berdoa untuk menerima pencerahan dari Allah dalam saat teduh hari ini.

Pertanyaan Renungan
1. Hal apakah yang telah diberikan kepada Kristus? (ayat 18).
2. Karena itu, hal apakah yang Kristus perintahkan kepada kita? (ayat 19-20).
Kita sudah melihat di hari sebelumnya tentang apa artinya pemuridan. Pemuridan adalah mengikut Kristus dan menjadi pemagang Kristus dalam membangun rumahNya.
Ada 2 ekstrim yang berbahaya tentang pemuridan:
1. Menjadikan orang berpusatkan kita.
Ada pemuridan yang membawa orang lain kepada diri pemuridnya, bukan pada Kristus. Akibatnya, si pemuridlah yang menjadi pusat dan bukan Kristus. Hal ini akan menyebabkan kontrol manusia yang sangat berbahaya. Kita tidak membuat seseorang menjadi murid kita, tetapi murid Kristus.
2. Tidak perlu peranan manusia lain dalam pemuridan
Ekstrim yang kedua adalah yang sebaliknya. Banyak orang Kristen menganggap bahwa kita semua adalah langsung dimuridkan oleh Kristus. Oleh karena itu, kita tidak perlu peranan manusia lain dalam pemuridan. Ini juga kekeliruan yang besar. Kita diperintahkan untuk “pergi dan jadikanlah segala bangsa murid Kristus.” Jadi, harus ada murid lain yang dipakai untuk “menjadikan” kita muridNya. Karena itu harus ada “pembuat murid.” Kristus memakai anggota tubuhNya yang lain untuk menjadikan seseorang muridNya.

Renungan Firman :
Apakah Anda sedang memuridkan seseorang? Jika ya, apakah Anda sedang membawa orang tersebut untuk bertumbuh semakin serupa Kristus?

1 komentar:

  1. MATIUS
    28:18 Yesus mendekati mereka dan berkata: "Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi.
    28:19 Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,
    28:20 dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman."

    BalasHapus