Choose a Bible Book or Range
Type your text here
Ignore Case
Highlight Results

Sabtu, 31 Desember 2011

RUMAH TUHAN PUSAT KERAJAAN ALLAH

Bacaan Firman
Bacalah Yesaya 2:2-3 dengan hati yang berdoa untuk menerima pencerahan dari Allah dalam saat teduh hari ini.

Pertanyaan Renungan
1. Hal apakah yang dikatakan Tuhan melalui nabi Yesaya bahwa akan terjadi pada hari-hari terakhir? (ayat 2a).
2. Hal apakah yang terjadi bila rumah Tuhan telah berdiri tegak? (ayat 2b-3).
Suatu saat, bila rumah Tuhan sudah dibangun di atas gunung yang berdiri tegak di hulu gunung-gunung dan bukit-bukit, maka akan terjadi suatu kegerakan dan transformasi yang luar biasa. Pertama-tama rumah Tuhan harus terlebih dahulu dibangun di atas dasar Kerajaan Allah (gunung yang berdiri tegak di hulu gunung-gunung dan bukit-bukit). Apabila rumah Tuhan telah berdiri di atas dasar Kerajaan Allah yang mengatasi kerajaan-kerajaan lain (gunung-gunung dan bukit-bukit), maka rumah Tuhan menjadi pusat Kerajaan Allah yang menghasilkan transformasi yang dahsyat.
Jadi, bangsa-bangsa akan datang berduyun-duyun mengunjungi ke rumah Tuhan. Mereka akan meminta agar diajarkan jalan-jalan Tuhan. Ini adalah janji bahwa akan ada gerakan pemuridan yang besar-besaran. Akan ada transformasi besar-besaran. Gereja akan menjadi pusat Kerajaan Allah. Itulah sebabnya, kita harus setia membangun rumah Tuhan sampai kerajaanNya dinyatakan sepenuhnya.

Renungan Firman :
Sudahkah Anda terlibat di dalam kegerakan Allah yang akan datang tersebut? Mulailah dengan melakukan pemuridan di komsel.

1 komentar:

  1. Yesaya 2
    2  [t]Akan terjadi pada hari-hari yang terakhir: gunung tempat rumah TUHAN akan berdiri tegak di hulu gunung-gunung dan menjulang tinggi di atas bukit-bukit; segala bangsa akan berduyun-duyun ke sana,

    3 dan banyak suku bangsa akan pergi serta berkata: “Mari, kita naik ke gunung TUHAN, ke rumah Allah Yakub, supaya Ia mengajar kita tentang jalan-jalan-Nya, dan supaya kita berjalan menempuhnya; sebab dari Sion akan keluar pengajaran dan firman TUHAN dari Yerusalem.”

    BalasHapus