Choose a Bible Book or Range
Type your text here
Ignore Case
Highlight Results

Jumat, 02 Desember 2011

OIKODOMEO

Bacaan Firman :
Bacalah 1 Korintus 14:12, 26 dengan hati yang berdoa untuk menerima pencerahan dari Allah dalam saat teduh hari ini.
Pertanyaan Renungan :
1. Untuk apa seharusnya karunia-karunia Roh yang kita usahakan dipergunakan? (ayat 12).
2. Bilamana kita berkumpul di dalam pertemuan jemaat, apakah yang harus dilakukan oleh tiap-tiap orang? (ayat 14).
“How is it then, brethren? Whenever you come together, each of you has a psalm, has a teaching, has a tongue, has a revelation, has an interpretation. Let all things be done for edification,”(1 Corinthians 14:26). Dalam 1 Korintus 14:26 terjemahan bahasa Inggris (NKJV), dikatakan bahwa tiap-tiap orang harus mempersembahkan: mazmur, pengajaran, dan penyataan Roh (karunia-karunia Roh). Namun, semua itu haruslah dipergunakan untuk membangun jemaat (rumah Tuhan).
Kata “membangun” dalam bahasa Yunani adalah “oikodomeo” yang berarti membangun rumah (keluarga). Jadi, rumah Tuhan haruslah dibangun oleh setiap anggota rumah Tuhan di setiap pertemuannya. Ternyata, rumah Tuhan walau sudah terkumpul bahan-bahan bangunannya, tapi belum dibangun sampai mencapai kepenuhannya. Oleh sebab itu, maka tujuan dari setiap pertemuan jemaat bukanlah untuk menikmati berkat-berkat atau menikmati kegiatan (tontonan) tertentu, tetapi adalah sebagai ajang pembangunan rumah Tuhan.
Ketika setiap orang menjadi pembangun-pembangun rumah Tuhan, maka rumah Tuhan terbentuk dan Allah akan senang serta betah untuk tinggal di dalamnya. Marilah kita senantiasa membangun rumah Tuhan di dalam maupun di luar pertemuan-pertemuan jemaat. Banyak orang Kristen yang belum bertobat dari gaya hidup yang berpusatkan diri sendiri. Akibatnya, mereka tidak menjadi pembangun-pembangun rumah Tuhan, tetapi merusak rumah Tuhan. Ingat, hanya ada 2 pilihan gaya hidup. Apakah kita menjadi pembangun rumah Tuhan atau perusak rumah Tuhan. Pilihan ada di tangan Anda. Apabila kita membiarkan ego kita yang bekerja, maka kita hidup dalam kedagingan, dan kita menjadi perusak rumah Tuhan (Galatia 5:19-21; 15, 26). Tapi, bila kita membiarkan Kristus yang bekerja di dalam dan melalui kita, maka kita menjadi orang-orang yang berbuah Roh, yang menjadi pembangun-pembangun rumah Tuhan. (Galatia 5:22-25).
Renungan Firman :
Secara pribadi, apakah Anda lebih sering hidup untuk diri sendiri atau hidup untuk membangun rumah Tuhan?

2 komentar:

  1. I KORINTUS
    14:12 Demikian pula dengan kamu: Kamu memang berusaha untuk memperoleh karunia-karunia Roh, tetapi lebih dari pada itu hendaklah kamu berusaha mempergunakannya untuk membangun Jemaat.
    14:13 Karena itu siapa yang berkata-kata dengan bahasa roh, ia harus berdoa, supaya kepadanya diberikan juga karunia untuk menafsirkannya.
    14:14 Sebab jika aku berdoa dengan bahasa roh, maka rohkulah yang berdoa, tetapi akal budiku tidak turut berdoa.
    14:15 Jadi, apakah yang harus kubuat? Aku akan berdoa dengan rohku, tetapi aku akan berdoa juga dengan akal budiku; aku akan menyanyi dan memuji dengan rohku, tetapi aku akan menyanyi dan memuji juga dengan akal budiku.
    14:16 Sebab, jika engkau mengucap syukur dengan rohmu saja, bagaimanakah orang biasa yang hadir sebagai pendengar dapat mengatakan "amin" atas pengucapan syukurmu? Bukankah ia tidak tahu apa yang engkau katakan?
    14:17 Sebab sekalipun pengucapan syukurmu itu sangat baik, tetapi orang lain tidak dibangun olehnya.
    14:18 Aku mengucap syukur kepada Allah, bahwa aku berkata-kata dengan bahasa roh lebih dari pada kamu semua.
    14:19 Tetapi dalam pertemuan Jemaat aku lebih suka mengucapkan lima kata yang dapat dimengerti untuk mengajar orang lain juga, dari pada beribu-ribu kata dengan bahasa roh.
    14:20 Saudara-saudara, janganlah sama seperti anak-anak dalam pemikiranmu. Jadilah anak-anak dalam kejahatan, tetapi orang dewasa dalam pemikiranmu!
    14:21 Dalam hukum Taurat ada tertulis: "Oleh orang-orang yang mempunyai bahasa lain dan oleh mulut orang-orang asing Aku akan berbicara kepada bangsa ini, namun demikian mereka tidak akan mendengarkan Aku, firman Tuhan."
    14:22 Karena itu karunia bahasa roh adalah tanda, bukan untuk orang yang beriman, tetapi untuk orang yang tidak beriman; sedangkan karunia untuk bernubuat adalah tanda, bukan untuk orang yang tidak beriman, tetapi untuk orang yang beriman.
    14:23 Jadi, kalau seluruh Jemaat berkumpul bersama-sama dan tiap-tiap orang berkata-kata dengan bahasa roh, lalu masuklah orang-orang luar atau orang-orang yang tidak beriman, tidakkah akan mereka katakan, bahwa kamu gila?
    14:24 Tetapi kalau semua bernubuat, lalu masuk orang yang tidak beriman atau orang baru, ia akan diyakinkan oleh semua dan diselidiki oleh semua;
    14:25 segala rahasia yang terkandung di dalam hatinya akan menjadi nyata, sehingga ia akan sujud menyembah Allah dan mengaku: "Sungguh, Allah ada di tengah-tengah kamu."
    14:26 Jadi bagaimana sekarang, saudara-saudara? Bilamana kamu berkumpul, hendaklah tiap-tiap orang mempersembahkan sesuatu: yang seorang mazmur, yang lain pengajaran, atau penyataan Allah, atau karunia bahasa roh, atau karunia untuk menafsirkan bahasa roh, tetapi semuanya itu harus dipergunakan untuk membangun.

    BalasHapus
  2. GALATIA
    5:15 Tetapi jikalau kamu saling menggigit dan saling menelan, awaslah, supaya jangan kamu saling membinasakan.
    5:16 Maksudku ialah: hiduplah oleh Roh, maka kamu tidak akan menuruti keinginan daging.
    5:17 Sebab keinginan daging berlawanan dengan keinginan Roh dan keinginan Roh berlawanan dengan keinginan daging -- karena keduanya bertentangan -- sehingga kamu setiap kali tidak melakukan apa yang kamu kehendaki.
    5:18 Akan tetapi jikalau kamu memberi dirimu dipimpin oleh Roh, maka kamu tidak hidup di bawah hukum Taurat.
    5:19 Perbuatan daging telah nyata, yaitu: percabulan, kecemaran, hawa nafsu,
    5:20 penyembahan berhala, sihir, perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah,
    5:21 kedengkian, kemabukan, pesta pora dan sebagainya. Terhadap semuanya itu kuperingatkan kamu -- seperti yang telah kubuat dahulu -- bahwa barangsiapa melakukan hal-hal yang demikian, ia tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah.
    5:22 Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan,
    5:23 kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu.
    5:24 Barangsiapa menjadi milik Kristus Yesus, ia telah menyalibkan daging dengan segala hawa nafsu dan keinginannya.
    5:25 Jikalau kita hidup oleh Roh, baiklah hidup kita juga dipimpin oleh Roh,
    5:26 dan janganlah kita gila hormat, janganlah kita saling menantang dan saling mendengki.

    BalasHapus