Bacaan Firman :
Bacalah Wahyu 21:1-3 dengan hati yang berdoa untuk menerima pencerahan dari Allah dalam saat teduh hari ini.
Bacalah Wahyu 21:1-3 dengan hati yang berdoa untuk menerima pencerahan dari Allah dalam saat teduh hari ini.
Pertanyaan Renungan :
1. Hal apakah yang telah dilihat oleh Yohanes, penulis kitab Wahyu? (ayat 1-2).
2. Hal apakah yang dikatakan Tuhan tentang apa yang dilihat oleh Yohanes? (ayat 3).
1. Hal apakah yang telah dilihat oleh Yohanes, penulis kitab Wahyu? (ayat 1-2).
2. Hal apakah yang dikatakan Tuhan tentang apa yang dilihat oleh Yohanes? (ayat 3).
Setelah Allah dan kita sebagai rekan sekerja Allah membangun rumah-Nya, maka pada akhirnya tempat kediaman Allah yang dirindukan-Nya terwujud. Ternyata tempat kediaman Allah disebut Yerusalem Baru atau Sion (Ibrani 12:22-29). Apakah tempat kediaman Allah itu? Tempat kediaman Allah bukanlah sebuah bangunan buatan tangan manusia. Tempat kediaman Allah ada “di antara umatNya.” Tempat kediaman Allah adalah sebuah hubungan “saling,” yang membuat Allah merasa “betah” (home) dan bisa mengekspresikan diriNya secara penuh di dalam dan melalui umatNya. Allah diperlakukan sebagai Allah (Supreme Being), yang artinya Dia diperlakukan sebagai Kepala, Tuhan dan Raja, yaitu sebagai sumber kehidupan kita. Apabila kita memperlakukan Dia sebagai sumber kehidupan kita, maka Ia memperlakukan kita sebagai umat kesayanganNya (segullah). Kita menjadi tubuh, keluarga dan baitNya. Kita tidak bisa dipisahkan dari Dia, karena kita telah diciptakan menjadi bagian dari hidupNya.
Renungan Firman :
Dalam komsel Anda, apakah Kristus diperlakukan sebagai kepala? Seberapa jauh Ia menyatakan diri dalam pertemuan-pertemuan komsel? Apakah contohnya?
Dalam komsel Anda, apakah Kristus diperlakukan sebagai kepala? Seberapa jauh Ia menyatakan diri dalam pertemuan-pertemuan komsel? Apakah contohnya?
WAHYU
BalasHapus21:1 Lalu aku melihat langit yang baru dan bumi yang baru, sebab langit yang pertama dan bumi yang pertama telah berlalu, dan laut pun tidak ada lagi.
21:2 Dan aku melihat kota yang kudus, Yerusalem yang baru, turun dari sorga, dari Allah, yang berhias bagaikan pengantin perempuan yang berdandan untuk suaminya.
21:3 Lalu aku mendengar suara yang nyaring dari takhta itu berkata: "Lihatlah, kemah Allah ada di tengah-tengah manusia dan Ia akan diam bersama-sama dengan mereka. Mereka akan menjadi umat-Nya dan Ia akan menjadi Allah mereka.
IBRANI
12:22 Tetapi kamu sudah datang ke Bukit Sion, ke kota Allah yang hidup, Yerusalem sorgawi dan kepada beribu-ribu malaikat, suatu kumpulan yang meriah,
12:23 dan kepada jemaat anak-anak sulung, yang namanya terdaftar di sorga, dan kepada Allah, yang menghakimi semua orang, dan kepada roh-roh orang-orang benar yang telah menjadi sempurna,
12:24 dan kepada Yesus, Pengantara perjanjian baru, dan kepada darah pemercikan, yang berbicara lebih kuat dari pada darah Habel.
12:25 Jagalah supaya kamu jangan menolak Dia, yang berfirman. Sebab jikalau mereka, yang menolak Dia yang menyampaikan firman Allah di bumi, tidak luput, apa lagi kita, jika kita berpaling dari Dia yang berbicara dari sorga?
12:26 Waktu itu suara-Nya menggoncangkan bumi, tetapi sekarang Ia memberikan janji: "Satu kali lagi Aku akan menggoncangkan bukan hanya bumi saja, melainkan langit juga."
12:27 Ungkapan "Satu kali lagi" menunjuk kepada perubahan pada apa yang dapat digoncangkan, karena ia dijadikan supaya tinggal tetap apa yang tidak tergoncangkan.
12:28 Jadi, karena kita menerima kerajaan yang tidak tergoncangkan, marilah kita mengucap syukur dan beribadah kepada Allah menurut cara yang berkenan kepada-Nya, dengan hormat dan takut.
12:29 Sebab Allah kita adalah api yang menghanguskan.