Bacaan Firman
Efesus 4:11-12
Efesus 4:11-12
Pertanyaan Renungan
1. Apakah yang diberikan Kristus kepada gerejaNya? (ayat 11).
2. Apakah tugas dari orang-orang yang diberikan itu? (ayat 12).
1. Apakah yang diberikan Kristus kepada gerejaNya? (ayat 11).
2. Apakah tugas dari orang-orang yang diberikan itu? (ayat 12).
Gereja digambarkan sebagai tubuh Kristus, keluarga Allah (Bapa), dan bait Roh Kudus (Efesus 2:11-12). Kita adalah anggota-anggota tubuh, anggota-anggota keluarga, atau batu-batu hidup yang disusun rapi menjadi Bait Roh Kudus. Lalu, bagaimana caranya agar kita dibangun menjadi gereja kepenuhan Kristus? Dari ketiga metafora tersebut, kita melihat bagaimana Allah menyediakan orang-orang yang berfungsi sebagai pengawas dan pelatih bagi orang-orang kudus untuk membangun gerejaNya.
Kelima jawatan (rasul, nabi, penginjil, gembala dan guru) diberikan oleh Kristus untuk memperlengkapi orang-orang kudus, supaya melakukan pekerjaan pelayanan bagi pembangunan rumah Tuhan.
1. Dalam tubuh Kristus, fungsi kelima jawatan adalah memperlengkapi (katartismos). Itu diumpamakan seperti peranan dokter-dokter spesialis yang melengkapi, menyembuhkan dan memaksimalkan fungsi anggota-anggota tubuh Kristus (Efesus 4:11-12).
2. Dalam keluarga, fungsi kelima jawatan adalah seperti orang tua yang “membapai” dan “mengibui” keluarga tersebut (1 Tesalonika 2:7-12).
3. Dalam bait Roh Kudus (bangunan Allah), fungsi kelima jawatan adalah seperti tukang-tukang ahli (supervisor ahli) yang bertugas mengawasi dan melatih tukang-tukang untuk melakukan pembangunan rumah. Rasul adalah ahli bangunan (master builder), dalam bahasa Yunani adalah architekton. Dari kata ini lahir kata arsitek (1 Korintus 3:10).
Kelima jawatan adalah pengawas dan pelatih-pelatih yang melakukan tugasnya seperti orang tua kepada setiap orang-orang kudus.
Kelima jawatan (rasul, nabi, penginjil, gembala dan guru) diberikan oleh Kristus untuk memperlengkapi orang-orang kudus, supaya melakukan pekerjaan pelayanan bagi pembangunan rumah Tuhan.
1. Dalam tubuh Kristus, fungsi kelima jawatan adalah memperlengkapi (katartismos). Itu diumpamakan seperti peranan dokter-dokter spesialis yang melengkapi, menyembuhkan dan memaksimalkan fungsi anggota-anggota tubuh Kristus (Efesus 4:11-12).
2. Dalam keluarga, fungsi kelima jawatan adalah seperti orang tua yang “membapai” dan “mengibui” keluarga tersebut (1 Tesalonika 2:7-12).
3. Dalam bait Roh Kudus (bangunan Allah), fungsi kelima jawatan adalah seperti tukang-tukang ahli (supervisor ahli) yang bertugas mengawasi dan melatih tukang-tukang untuk melakukan pembangunan rumah. Rasul adalah ahli bangunan (master builder), dalam bahasa Yunani adalah architekton. Dari kata ini lahir kata arsitek (1 Korintus 3:10).
Kelima jawatan adalah pengawas dan pelatih-pelatih yang melakukan tugasnya seperti orang tua kepada setiap orang-orang kudus.
EFESUS
BalasHapus4:11 Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar,
4:12 untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus,
1 TESALONIKA
2:7 Tetapi kami berlaku ramah di antara kamu, sama seperti seorang ibu mengasuh dan merawati anaknya.
2:8 Demikianlah kami, dalam kasih sayang yang besar akan kamu, bukan saja rela membagi Injil Allah dengan kamu, tetapi juga hidup kami sendiri dengan kamu, karena kamu telah kami kasihi.
2:9 Sebab kamu masih ingat, saudara-saudara, akan usaha dan jerih lelah kami. Sementara kami bekerja siang malam, supaya jangan menjadi beban bagi siapa pun juga di antara kamu, kami memberitakan Injil Allah kepada kamu.
2:10 Kamu adalah saksi, demikian juga Allah, betapa saleh, adil dan tak bercacatnya kami berlaku di antara kamu, yang percaya.
2:11 Kamu tahu, betapa kami, seperti bapa terhadap anak-anaknya, telah menasihati kamu dan menguatkan hatimu seorang demi seorang,
2:12 dan meminta dengan sangat, supaya kamu hidup sesuai dengan kehendak Allah, yang memanggil kamu ke dalam Kerajaan dan kemuliaan-Nya.
I KORINTUS
3:10 Sesuai dengan kasih karunia Allah, yang dianugerahkan kepadaku, aku sebagai seorang ahli bangunan yang cakap telah meletakkan dasar, dan orang lain membangun terus di atasnya. Tetapi tiap-tiap orang harus memperhatikan, bagaimana ia harus membangun di atasnya.